
Batik Cempaka berawal dari sebuah industri rumah tangga yang memproduksi batik pada awal tahun 1980 di Kampoeng Batik Laweyan, Surakarta atau yang lebih dikenal dengan Solo.
Sebagai salah satu identitas budaya, batik tidak dapat dipisahkan dengan kota Solo. Batik pada saat itu merupakan budaya berpakaian yang di dalamnya terdapat aturan-aturan berpakaian menurut tingkat sosial dan jenis acara adat. Dengan kecintaan terhadap budaya batik, Batik Cempaka berkomitmen untuk tetap menghidupkan pola-pola klasik batik gaya Surakarta yang sudah berusia ratusan tahun.
|
|
|
|
|
|
|
|

Batik Cempaka